Era Keemasan Berakhir, Barcelona Mulai Digerogoti Usia

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2020/08/lionel-messi_c1df381-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Era keemasan Barcelona sepertinya sudah berakhir. Setelah gagal total di pentas domestik, tim berjulukan Blaugrana itu juga tidak bisa berbuat banyak di pentas Eropa.

Barcelona harus merelakan gelar La Liga 2019/2020 setelah meraihnya dua kali berturut-turut. Trofi juara Blaugrana dirampas Real Madrid.

Perjalanan di La Liga berakhir, Barcelona bisa fokus untuk mengakhiri puasa gelar Liga Champions dalam lima tahun terakhir. Menghadapi Bayern Munchen pada babak perempat final, Blaugrana dinaungi rasa kepercayaan diri yang tinggi.

Namun, Barcelona seolah lupa dengan kekuatan Munchen. Armada Hansi Flick adalah pemegang rekor Bundesliga dengan torehan delapan gelar secara beruntun.

Jika Barcelona masih ingat, Munchen adalah tim yang menghabisi Blaugrana 7-0 secara agregat pada babak semifinal Liga Champions 2012/2013.

Mimpi buruk bagi Barcelona telah dimulai sejak menit keempat. Thomas Muller membuka keran gol bagi Munchen sebelum David Alaba mencetak gol bunuh diri tiga menit berselang ,di kutip dari Berita Bola Online.

Dalam kurun waktu sepuluh menit, Munchen berhasil menggelontorkan tiga gol ke gawang Barcelona masing-masing via Ivan Perisic pada menit ke-21, Serge Gnabry (27′), dan Muller (31′).

Skor mencolok 4-1 bagi Munchen mengakhiri babak pertama.

Asa Barcelona untuk mengejar ketertinggalan sempat tumbuh tatkala Luis Suarez mencetak gol pada menit ke-57. Namun, enam menit kemudian, Joshua Kimmich mengantar Munchen menjauh menjadi 5-2.

Delapan menit terakhir waktu normal menjadi petaka bagi Barcelona. Blaugrana kebobolan tiga gol, dengan dua di antaranya diciptakan oleh Philippe Coutinho, pemain yang dipinjamkan ke Munchen.

Nafas para pemain Barcelona telah habis ketika Robert Lewandowski merayakan gol yang dibuatnya pada menit ke-82, disusul oleh brace Coutinho (85′) dan (89′).

Kekalahan 2-8 dari Munchen menjadi kekalahan terbesar ketiga sepanjang sejarah Barcelona.

Skuad yang mulai menua disinyalir menjadi biang keladi keterpurukan Barcelona di musim ini. Maklum, Blaugrana terbiasa dengan raihan gelar di setiap musimnya.

Tercatat, ada delapan pemain yang berusia di atas 30 tahun. Termasuk Lionel Messi, yang telah berumur 33 tahun.

Enam dari delapan pemain itu dipasang sebagai starter oleh pelatih Quique Setien untuk meladeni perlawanan Munchen. Dengan empat di antaranya berusia 33 tahun.

Kondisi ini jelas memperlihatkan skuad Barcelona telah berumur. Jika tidak ingin terjebak dalam era kegelapan, Blaugrana harus secepat mungkin meremajakan para pemainnya.

Era keemasan Barcelona yang telah dibangun sejak Lionel Messi bermain pada 2004, segera berakhir.

8 Pemain Barcelona di Atas 30 Tahun

  • Gerard Pique (33 Tahun)
  • Arturo Vidal (33 Tahun)
  • Lionel Messi (33 Tahun)
  • Luis Suarez (33 Tahun)
  • Sergio Busquets (32 Tahun)
  • Ivan Rakitic (32 Tahun)
  • Neto (31 Tahun)
  • Jordi Alba (31 Tahun)

BACA JUGA :