Anthony Martial Tidak Dipanggil Timnas Prancis, Ashley Young Gagal Paham

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2019/11/ac032cb2-e517-11e6-8801-9f557f980a64_1280x720.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Kapten Manchester United, Ashley Young mengaku gagal paham dengan pemilihan skuat Timnas Prancis. Ia menilai sangat aneh jika rekan setimnya, Anthony Martial tidak dipanggil untuk membela skuat Les Bleus di jeda internasional kali ini.

Kemarin, Didier Deschamps mengumumkan 23 nama yang dipanggil ke Timnas Prancis di jeda Internasional kali ini. Mereka akan menghadapi Moldova dan Albania untuk ajang Kualifikasi Euro 2020.

Dari 23 nama tersebut, Deschamps memutuskan tidak memanggil Anthony Martial. Keputusan ini mendapatkan banyak pertanyaan mengingat Martial tengah onfire bersama Manchester United.

Young sendiri menilai bahwa Martial sudah menunjukkan performa yang luar biasa. “Cara Anthony bermain dengan Marcus [Rashford] belakangan ini tidak bisa dihentikan,” beber Young yang dikutip berita bola online.

Young mengakui bahwa Martial memberikan dampak yang sangat besar bagi skuat Manchester United.

Ia menilai striker 23 tahun itu selalu menjadi ancaman yang nyata untuk lini pertahanan tim manapun yang ia hadapi.

BACA JUGA : Lima Laga Tanpa Kemenangan, Skuad Arsenal Didesak Tetap Percaya pada Filosofi Unai Emery

“Kami benar-benar merindukan Anthony saat ia mengalami cedera. Anda bisa melihat bahwa ia adalah pencetak gol yang alami, dan ia benar-benar luar biasa di posisi itu.”

Young menilai bahwa Martial sudah membuktikan kemampuannya sebagai seorang penyerang yang mematikan.

Untuk itu ia tidak habis pikir mengapa Deschamps tidak memanggil rekan setimnya tersebut kali ini.

“Saya rasa Prancis melakukan kesalahan tidak memanggilnya. Saya tidak bisa memahami mengapa ia tidak berada di skuat mereka saat ini. Itu memang wewenang mereka, namun saya rasa Anthony bisa membuat mereka lebih baik lagi.” ia menandaskan.

Menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai absennya Anthony Martial, Didier Deschamps pun akhirnya angkat bicara.

Ia menilai bahwa kondisi fisik Martial masih terlalu ringkih paska pulih dari cedera, sehingga ia tidak mau ambil resiko dengan memainkannya.