Karena Satu Masalah Ini, Liverpool Nyaris Tersingkir dari Carabao Cup

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2019/10/liverpool_18cc93c.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Liverpool melakukan tindakan ilegal dalam sebuah laga di ajang Carabao Cup beberapa pekan lalu. Akibatnya, skuat asuhan Jurgen Klopp itu nyaris terdepak meski telah menuai kemenangan.

Pertandingan di ajang Carabao Cup tersebut digelar pada akhir bulan September lalu. Pada saat itu, Liverpool melawat ke markas MK Dons yang merupakan peserta dari kompetisi kasta ketiga Inggris, League Two.

Meski bertindak sebagai tim tamu dan mengusung sejumlah pemain cadangan, namun The Reds berhasil mengakhiri permainan dengan kemenangan 2-0. Dua golnya dicetak James Milner dan salah satu penggawa mudanya, Ki-Jana Hoever.

Liverpool juga melakukan tiga pergantian pemain yang melibatkan pemain muda. Salah satunya adalah Pedro Chirivella, yang masuk di menit ke-63 untuk menggantikan Naby Keita.

Masuknya Chivirella rupanya menjadi masalah bagi Liverpool. Pemain berumur 22 tahun tersebut rupanya tidak memenuhi kriteria untuk tampil – berhubungan dengan sertifikat transfer internasional pasca menjalani masa pinjaman di klub Spanyol, Extremadura Union Deportiva, musim lalu.

EFL sebagai pihak berwenang langsung menyelenggarakan investigasi. Hasilnya, Liverpool dinyatakan bebas dari hukuman ‘tersingkir’ dari ajang Carabao Cup dan hanya didenda sebesar 200 ribu pounds saja.

“Klub sudah bisa memasukkan pemain dalam lembar tim untuk laga Premier League Two (di bawah aturan Premier League) dan satu laga trofi Leasing.com, yang menghasilkan pelanggaran tidak teridentifikasi hingga klub melaporkan masalah ke EFL dan Premier League menyusul laga melawan MK Dons,” demikian bunyi pernyataan dari EFL.

BACA JUGA : Maddison Diminta Tolak Manchester United dan Terima Pinangan Liverpool

Kabar lebih baiknya lagi, Liverpool mungkin tidak perlu membayar secara penuh denda sebesar 200 ribu pounds tersebut. Asal the Reds tidak menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat di Carabao Cup mulai dari sekarang hingga akhir musim.

Liverpool sendiri terlihat tidak mempermasalahkan hukuman denda yang diberikan oleh EFL. Hal tersebut tercermin dalam pernyataan klub yang dirilis baru-baru ini.

“Klub menerima keputusan, hasil, dan hukuman yang dijatuhkan oleh EFL. Kami percaya hukuman itu proporsional dengan kelalaian teknis yang dilakukan dan tidak akan membuat pernyataan lebih lanjut,” begitu bunyi pernyataan Liverpool.

Pada babak berikutnya, Liverpool akan berhadapan dengan salah satu klub raksasa Premier League, Arsenal. Pertandingan tersebut digelar pada akhir bulan Oktober mendatang di markas kebanggaan the Reds, Anfield.