Herrera Akan Selamanya Berterimakasih Pada Mourinho

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2019/03/1_GettyImages-1081999734.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Gelandang Manchester United Ander Herrera mengaku sangat berterimakasih pada Jose Mourinho atas semua yang telah dilakukannya pada dirinya selama di Old Trafford.

Mourinho mengalami masa-masa sulit di MU, khususnya di musim ketiganya. Ia berseteru dengan beberapa pemain dan sering mengkritik mereka di depan umum.

Salah satunya adalah Paul Pogba. Dan pada akhirnya ia dipecat dari Setan Merah pada bulan Desember 2018 lalu.

United kemudian ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer. Di bawah asuhannya, nyaris semua pemain mengalami peningkatan performa, termasuk Herrera.

Meski banyak meninggalkan kesan negatif di mata banyak orang, namun di mata Herrera Mourinho meninggalkan kesan positif. Ia menyebut manajer asal Portugal itu telah membantunya menjadi pemain seperti sekarang ini.

“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah terima kasih kepadanya karena ia meningkatkan saya sebagai pemain,” ucap Herrera pada berita bola online.

BACA JUGA : Dengan Yakin, Ferdinand Sebut Sergio Ramos Lebih Baik dari Virgil Van Dijk

“Saya sangat berterima kasih kepada Mourinho atas apa yang ia lakukan untuk saya dan untuk klub. Saya menjadi Player of the Year di bawahnya. Ia melakukan hal-hal baik untuk saya,” serunya.

“Saya memiliki hubungan yang baik dengan dirinya dan, tentu saja, saya berbicara dengannya ketika ia pergi. Ia mengirimi saya pesan yang sangat bagus – sesuatu yang pribadi antara saya dan dirinya. Saya sangat menghormatinya,” tegasnya.

Selama di MU, Mourinho menyumbangkan tiga trofi juara. Namun semua trofi itu ia persembahkan di musim pertamanya saja.

Di musim kedua dan ketiganya, Mourinho gagal mempertahankan prestasi United. Meski demikian, Herrera mengatakan bahwa sang manajer telah mengeluarkan kemampuannya dengan maksimal untuk bisa membawa Setan Merah meraih trofi juara.

“Ia melakukan segalanya untuk klub untuk mencoba menang,” beber Herrera.

“Sebenarnya, musim pertama sangat sukses. Di musim kedua kami kalah di final Piala FA dan berakhir di urutan kedua, jadi mungkin jika kami memenangkan final itu, kami bisa mengatakan bahwa musim kami juga berhasil.”