Ingin Kalahkan Barcelona? Real Madrid Harus Lakukan Tiga Hal Ini

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2019/02/mmjsbs73xgylsl01g1tn.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Meraih kemenangan atas Barcelona jelas bukan tugas yang mudah untuk klub-klub lainnya, bahkan sekaliber Real Madrid sekalipun. Tapi, upaya skuat asuhan Santiago Solari diyakini bisa lebih mulus jika mereka melakukan tiga hal ini.

Kedua klub raksasa Spanyol tersebut akan dipertemukan dalam laga leg kedua babak semifinal Copa del Rey yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2) dini hari nanti. Sebelumnya, kedua tim hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.

Dengan mengantongi satu gol tandang, tugas Los merengues sejatinya lebih mudah ketimbang Barcelona. Cukup bermain imbang 0-0, maka Karim Benzema dkk bisa melenggang ke babak final. Tetapi, rasa gengsi jelas menjadi alasan utama mengapa kemenangan adalah hal yang wajib untuk Real Madrid.

Real Madrid akan melakoni laga kali ini dengan satu fakta yang kurang menyenangkan: Mereka belum pernah mengalahkan Barcelona pada musim ini. Bahkan Los Merengues belum melakukan revans atas hasil memalukan 1-5 di bulan November lalu.

BACA JUGA : Batistuta: Di Madrid, Saya Bisa Cetak 200 Gol Lalu Merasa Bosan

Torehan tersebut semakin memperkuat alasan mengapa Real Madrid wajib meraih kemenangan pada pertandingan kali ini walau hasil seri sejatinya sudah mencukupi. Menurut Express, ada tiga cara yang bisa dilakukan oleh Solari agar timnya bisa meraih hasil maksimal.

Pertama adalah memberikan Vinicius Junior kebebasan untuk berkreasi. Pemain muda asal Brasil tersebut mungkin minim pengalaman, namun faktanya ia adalah sosok yang sukses membuat lini belakang Barcelona kewalahan pada leg pertama.

Vinicius dikenal memiliki kecepatan yang diyakini bisa disandingkan dengan mantan penyerang handal Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Tak hanya itu, ia terbilang cukup ahli jika harus berhadapan satu lawan satu dengan bek lawan.

Kans Madrid untuk meraih kemenangan diyakini akan bertambah besar jika Solari memainkan Gareth Bale sejak menit awal. Walaupun publik mengetahui dengan jelas bahwa pemain asal Wales tersebut masih belum menemukan performa terbaiknya di musim ini.

Pada awal musim, Bale diharapkan menjadi tumpuan lini depan Los Merengues selepas kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus. Apalagi mengingat bagaimana ia mencuri perhatian dalam laga final Liga Champions musim lalu dengan dua golnya ke gawang Liverpool.

Sayangnya, ia belum menemukan konsistensi dalam mencetak gol hingga sekarang. Dari 20 penampilannya di La Liga, dengan catatan 15 penampilan sebagai starter, pria berumur 29 tahun tersebut hanya mampu menyarangkan tujuh gol saja.

Namun, bukan berarti kesempatan untuk dirinya bersinar pada laga kali ini benar-benar tertutup. Seperti Vinicius Junior, kecepatan eks pemain Tottenham tersebut bisa menjadi salah satu senjata Los Merengues untuk menusuk pertahanan Barcelona dari sisi sayap.

Mematikan Lionel Messi jelas menjadi misi lini pertahanan lawan tiap kali bertemu dengan Barcelona. Namun mengatakan hal tersebut jelas lebih mudah ketimbang mempraktikkannya secara langsung di atas lapangan.

Sosok legendaris asal Argentina itu selalu menjadi momok pertahanan lawan-lawan Barcelona sejak ia muncul pada tahun 2004 silam. Meski umurnya tak lagi muda, namun keahlian Messi dalam mengolah bola jelas tak bisa dipandang sebelah mata.

Messi pun sedang dalam performa terbaiknya saat ini. Kala menghadapi Sevilla di laga lanjutan La Liga akhir pekan lalu, ia sukses mengantongi tiga gol sekaligus dan membuat Blaugrana menang dengan skor telak 4-2. Hattrick tersebut merupakan yang ke-50 dalam karirnya.

Messi adalah pemain yang lincah, namun tubuhnya yang cukup mungil membuatnya terkadang kesulitan untuk mengatasi duel fisik. Maka dari itu, kehadiran Sergio Ramos dan Casemiro diyakini bisa membatasi pergerakan pemain berusia 31 tahun tersebut.