Lukaku Diminta Dongkrak Performanya

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2018/11/ezktwhqp3bux5bdd64c9150e9.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Legenda Manchester United Rio Ferdinand meminta Romelu Lukaku untuk meningkatkan performanya agar bisa mempertahankan posisinya sebagai penyerang nomor satu Setan Merah.

Lukaku sedang mengalami krisis gol sekarang ini karena tak bisa mencetak gol pada sembilan laga terakhirnya bersama MU. Pada akhirnya Jose Mourinho pun terpaksa memarkir striker asal Belgia tersebut.

Ia dicadangkan saat MU berjumpa dengan Everton. Mourinho sendiri lantas memainkan Alexis Sanchez sebagai penyerang tengah.

Lukaku baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit 65, menggantikan Marcus Rashford. Kemudian di pertandingan melawan Bournemouth, ia tak masuk skuat sama sekali karen mengalami cedera.

Performa Lukaku ini disorot oleh Ferdinand. Ia menyebut eks pemain Everton ini memang bagus, tapi di MU ia harus tampil lebih dari sekedar bagus.

BACA JUGA : Soal Pogba, Allegri: Tak Penting Bicarakan Dia

“Anda melihat Lukaku. Rekor mencetak gol Lukaku ada di sana, itu fantastis, ia mencetak banyak gol. Tetapi di tim terbaik Anda membutuhkan lebih dari itu,” serunya kepada berita bola online.

“Anda harus dapat membawa serta orang lain ke dalam permainan, Anda harus dapat melengkapi orang-orang di tim Anda, banyak hal harus diatur dari Anda,” tuturnya.

“Saat ini, dalam seragam Man Utd, beberapa hal rusak dalam diri Lukaku. Dan itu mempengaruhi pemain lain di tim, seperti [Paul] Pogba dan [Jesse] Lingard,” tandasnya.

Mourinho sebelumnya mengaku ia menepikan Lukaku karena ingin melindungnya. Ia ingin membantunya melepaskan diri dari tekanan berlebih.

“Alasannya adalah, ia [Lukaku] memainkan begitu banyak pertandingan dan akhir-akhir ini ia tak hanya kesulitan mencetak gol, tetapi juga tidak menunjukkan kepercayaan diri tinggi,” ucapnya pada berita bola online.

“Terkadang kami memutuskan bahwa yang terbaik untuk pemain adalah dengan tidak berada di lapangan, untuk melindungi mereka dan menghindar dari tekanan yang berlebih.”