Baru Satu Assits, Pelatih Belgia Tetap Sanjung De Bruyne

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2018/07/Everton-Everton-FC-Roberto-Martinez-EFC-Europa-League-577128.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Penampilan Kevin De Bruyne dinilai tidak cukup menonjol di Piala Dunia 2018. Apalagi, sejauh ini baru ada sebiji assist yang mampu dia torehkan untuk Belgia. Ia belum sekalipun mencetak gol.

De Bruyne diprediksi bakal menjadi salah satu pemain yang bersinar di Piala Dunia 2018. Bermodal penampilan impresif bersama Manchester City, pemain 27 akan menjadi sosok yang begitu vital untuk Belgia.

Mantan pemain Chelsea tersebut mampu mencetak 16 assist dan delapan gol untuk Man City di Premier League pada musim lalu. Namun, dari tiga laga yang sudah dijalani di Piala Dunia, baru satu assist yang diberikan De Bruyne.

Pelatih Belgia, Roberto Martinez, tidak menilai kontribusi De Bruyne dari jumlah assist dan gol yang dia cetak. Pasalnya, Martinez memberikan peran baru kepada De Bruyne yang berbeda dari peran yang dijalani di Man City.

“Perannya untuk Belgia seperti telah sepelekan. Mungkin karena bersama klub dia selalu berada di ujung untuk memberi assist dan mudah baginya untuk jadi sorotan,” buka Martinez.
BACA JUGA : Aubameyang Sambut Bahagia Kedatangan Sokratis di Arsenal
“Saya pikir, peran De Bruyne dalam tim kami lebih dalam, sedikit lebih ke belakang. Dia adalah playmaker kami yang sesungguhnya. Lebih dari itu, De Bruyne telah menjadi seorang pemimpin di klub ini,” tandasnya.

Menurut Martinez, laga melawan Jepang jadi salah satu penampilan terbaik De Bruyne. Saat itu, Belgia tertinggal dua gol. Para pemain sudah kehilangan asa untuk menang. Tapi, De Bruyne hadir untuk memompa semangat tim hingga akhirnya menang 3-2.

“Saya akan selalu ingat ada sebuah momen saat kami tertinggal 2-0 lawan Jepang, dia memberikan ketenangan. Kami kehilangan percaya diri dan dia membuat semua orang tahu bahwa kami masih punya waktu dan itu peran yang penting.”

“Kemudian, Anda melihat gol ketiga dan hanya seorang De Bruyne yang bisa melakukan hal itu,” tandasnya. De Bruyne jadi pemimpin serangan balik yang berujung gol ketiga Belgia di laga lawan Jepang yang dicetak oleh Nacer Chadli.

 Selanjutnya, tantangan lebih besar harus dihadapi oleh Belgia dan juga De Bruyne. Pada babak perempat final Piala Dunia 2018, mereka akan berjumpa Brasil pada Sabtu (7/7) dini hari WIB di Kazan Arena.

Martinez yakin De Bruyne masih akan jadi andalan di laga melawan Brasil, dengan peran yang selama ini sudah dia jalani. Pemain yang pernah membela VfL Wolfsburg tersebut akan jadi sosok penting bagi taktik yang diracik oleh Martinez.

“Saya senang dengan peran Kevin De Bruyne, pemahamannya tentang peran pentingnya di grup ini dan juga tentang cara kami bermain. De Bruyne benar-benar pemain yang penting dalam tim ini,” tutup Martinez.