Pelatih Prancis Dukung Pemain Muda Bersinar di Piala Dunia 2018

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2018/06/download.jpg

BERITA BOLA ONLINE  – Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mendukung para pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya dalam turnamen Piala Dunia 2018. Ia menyatakan bahwa memasukkan pemain muda yang belum punya pengalaman bukan sebuah risiko.

Prancis akan menjalani laga perdana di Piala Dunia tahun ini di Rusia menghadapi Australia pada hari Sabtu (15/6). Dalam turnamen empat tahunan ini, Les Bleus bisa dikatakan sebagai salah satu favorit karena memiliki pemain yang berkualitas.

Dua tahun lalu, pasukan Deschamps sukses lolos ke final Euro namun kemudian mengalami kekalahan dari Portugal di babak final. Bermain di rumah sendiri, mereka kalah 0-1 dari Portugal.

Dalam kompetisi tersebut, Prancis tak membawa dua pemain muda seperti Ousmane Dembela atau Kylian Mbappe. Namun ketika menjalani Piala Dunia tahun ini, dua nama tersebut masuk dalam skuat.

Pemain tersebut tentu saja belum punya pengalaman bermain di kompetisi internasional seperti Piala Dunia atau Piala Eropa. Namun Deschamps tetap memasukkan nama-nama tersebut karena ia percaya dengan kualitas pemain bersangkutan.
BACA JUGA : Fabregas Bikin Lelucon Soal Pemecatan Lopetegui
“Ini bukan risiko karena anak-anak muda ini masuk dalam [skuat] 23 pemain, Anda tahu itu,” tutur Deschamps seperti dikutip dari berita bola online.

“Kebanyakan dari mereka tak pernah bermain di Piala Dunia atau Piala Eropa, tapi jika saya memilih mereka maka saya merasa bahwa mereka bagus untuk tim ini.”

Deschamps menegaskan masuknya para pemain muda tersebut bukan risiko. Ia punya alasan membawa pemain tersebut, yaitu tidak lain karena kualitas yang mereka miliki.

“Ini bukan sebuah risiko– mereka berada di sini karena mereka punya kualitas untuk berada di sini,” paparnya.

Sebagai pemain, Deschamps sendiri pernah menjadi juara Piala Dunia 1998 setelah mengatasi Brasil di partai final. Bicara soal peluang juara sebagai pelatih, Deschamps menyatakan ingin membawa timnya menang di laga perdana.

“Yang pertama, kami harus menang di laga perdana di babak grup. Kami tahu bahwa kami dalam sejarah baru-baru ini hanya dua kali lolos ke babak 16 besar,” tandasnya.