Gara-gara Michael Oliver, Buffon Didakwa Lakukan Dua Pelanggaran oleh UEFA

http://hmbgsb.com/wp-content/uploads/2018/05/aa4904756117b0b908e5fc1677b36d5f3f474a8a21db1845e89cb8c000636fbe.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Kapten Juventus Gianluigi Buffon didakwa telah melakukan dua pelanggaran oleh pihak UEFA gara-gara sikap emosinya di Santiago Bernabeu beberapa waktu lalu.

Juve tumbang di leg pertama perempat final lawan Real Madrid dengan skor 3-0. Akan tetapi di leg kedua di Bernabeu pasukan Massimiliano Allegri mampu tampil istimewa.

Dua gol Mario Mandzukic dan satu gol dari Blaise Matuidi membuat keunggulan tiga gol Madrid lenyap. Dan saat skuat Juve begitu bersemangat untuk bisa mencetak satu gol lagi, Mehdi Benatia melanggar Lucas Vazquez di area terlarang yang berbuah penalti dan dieksekusi dengan sempurna oleh Cristiano Ronaldo.
BACA JUGA : Sir Alex Ferguson Sudah Diperbolehkan Keluar dari ICU
Saat memutuskan memberi penalti itulah skuat Juve menjadi emosi. Mereka beramai-ramai memprotes keputusan wasit Michael Oliver. Buffon jadi sosok yang bisa dikatakan sangat marah atas keputusan itu.

Begitu kerasnya protes yang ia lancarkan, wasit pun akhirnya memberikannya kartu merah. Usai pertandingan Buffon masih tetap merasa kesal dan terus memberikan komentar negatif terkait wasit asal Inggris itu.

Pihak UEFA akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan atas komentar kiper 40 tahun itu. Mereka menyebut Buffon melanggar aturan disiplin pasal 15 sehubungan dengan kartu merahnya.

Ia juga didakwa melanggar aturan pasal 11. Pasal ini mengatur prinsip-prinsip umum perilaku pemain di atas lapangan.

Kasus ini nanti akan disidangkan oleh pihak UEFA pada tanggal 31 Mei.