Indonesia Mengawali Fase Group Ke-2 dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

Indonesia Mengawali Fase Group Ke-2 dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

Indonesia Mengawali Fase Group Ke-2 dengan Kekalahan 1-6 dari Afsel

Bandar Judi Bola, Amsterdam – Tim Indonesia di Homeless World Cup (HWC) 2015 menelan kekalahan 1-6 atas Afrika Selatan dalam kompetisi pertamanya di babak group fase ke-2.

Sesudah melalui babak group fase pertama juga sebagai runner-up, Indonesia memulai debutnya di babak group fase ke-2 dengan hadapi Afsel di Museumplein, Amsterdam, Belanda, Selasa (15/9/2015) sore WIB.

Dalam kompetisi keenamnya di arena kesempatan ini, tim garapan Gim-gim Sofyan itu telah tertinggal tiga gol tanpa ada balas dari tim lawan di paruh pertama kompetisi.

Di babak ke-2 Afsel masih tetap menguasai permainan serta selalu menguji ketangguhan penjaga gawang Yudha Purnama dibawah mistar. Tiga gol ditambah Afsel sedang Indonesia hanya dapat membalas melalui gol Jaka Arisandy.

Biarpun kalah, kesempatan Indonesia menembus fase selanjutnya terus terbuka lantaran masih tetap bakal melakukan empat pertandingan yang lain di fase ini. Indonesia sendiri tempati Group A pada fase ke-2 itu berbarengan Brasil, Norwegia, Bulgaria, Irlandia, serta Afsel. Dalam pertandingan lain yang juga telah dimainkan hari ini, Bulgaria kalah 6-8 dari Irlandia.

Homeless World Cup yaitu turnamen street soccer dengan beberapa ketentuan khusus, diantaranya satu tim terbagi dalam empat pemain termasuk juga kiper. Kompetisi dikerjakan 2 X 7 menit, dengan jeda satu menit.

Kompetisi tak mengetahui hasil seri. Bila sepanjang saat normal score berimbang, jadi dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang beroleh tiga poin, yang kalah 0. Bila kompetisi ditetapkan dengan adu penalti, tim pemenang bisa dua poin, yang kalah beroleh satu angka.

Th. ini HWC diikuti keseluruhan 63 tim. Prestasi paling baik Indonesia di turnamen ini yaitu peringkat ke empat di edisi 2012 di Meksiko.

Mulai sejak pertama kalinya digagas di th. 2003 HWC jadikan sepakbola juga sebagai medium untuk suatu pergantian buat beberapa pesertanya. Inilah pesta sepakbola untuk kelompok yang termarjinalkan.

Baca Juga : Masalah Rivalitas Barca-Madrid, Pique Dinasihati Ramos

Awal mulanya arena itu ditujukan untuk ” mengangkat derajat ” beberapa tuna wisma (homeless) agar mencapai jalan serta peluang berkehidupan yang tambah baik. Bersamaan dengan perjalanannya, beberapa pemain HWC meluas tak hanya dari kelompok homeless, namun juga kelompok ODHA (pengidap virus HIV/AIDS), (eks) pengguna narkoba, serta kelompok miskin kota.